BERAPA SIH TITIK CAIR ATAU LEBUR LOGAM

Gambar
 TEMPERATUR TITIK LEBUT / CAIR LOGAM            Temperatur Titik cair atau Lebur Logam,  Suhu lebur merupakan titik lebur atau mencairnya suatu bahan, jadi bila suatu logam dipanaskan hingga temperatur lebur tersebut maka benda itu akan mencair.  agar kita bisa menyetting alat pemotongan hingga temperatur yang sesuai dengan titik lebur logam tersebut. Besi merupakan salah satu jenis logam yang paling sering kita jumpai, aplikasi besi pada peralatan untuk kehidupan sehari-hari sangat banyak seperti untuk pagar, tangga dan lainnya. Titik lebur besi adalah 1535 0C. Titik Lebur Alumunium. Alumunium merupakan jenis logam tahan karat, aplikasi alumunium ini biasanya untuk keperluan benda yang digunakan pembuatan bahan makanan. Selain itu karena mempunyai sifat yang ringan dan tahan karat ALUMUNIUM yang digunakan juga untuk perabotan rumah tangga seperti penggorengan dan alat masak lainnya. Titik lebur Al...

Power suplay double trapo. EI/TROID

 Trafo atau transformator adalah komponen yang befungsi menurunkan atau menambah tegangan listrik dengan memanfaatkan sifat induksi elektromagnetik. Trafo paling banyak digunakan pada rangkaian power supply Amplifier.





Jenis trafo yang sering digunakan adalah trafo konvensional atau engkel/E. Trafo ini lebih murah dan memiliki ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan trafo toroidal atau trafo donat. Trafo memiliki kemampuan tegangan dan arus yang berbeda-beda. Hal itu dipengaruhi oleh jumlah lilitan kumparan dan luas penampang trafo. Semakin besar Jumlah lilitan dan luas penampang trafo, maka, ukuran dimensinya akan semakin besar, dan harghanya akan semakin mahal. 


Pada beberapa kondisi, Anda memerlukan Trafo dengan output tegangan dan arus tertentu. Misalnya saja sebuah power amplifier 500 watt membutuhkan tegangan input 60V dan arus 5 Ampere. Sedangkan, trafo yang Anda punya hanya memiliki tegangan output  32V saja. Dan ditoko elektronik tidak menyediakan trafo dengan output 60V. 


Bagaimana Solusinya ?


Hal yang dapat dilakukan dengan menggabungkan dua buah rangkaian trafo. Prinsip dasarnya adalah rangkaian seri. Hukum yang berlaku pada rangkaian seri adalah tegangan output akan bertambah,namun kemampuan arusnya tetap.


Misalnya saja Anda memiliki 2 buah Trafo dengan output 32V dan Arus sebesar 5A.dengan merangkai seri dua buah rangkaian trafo maka  outputnya menjadi 32+32 = 64V dan arus tetap 5A. Lain hanya jika Anda parallel 2 trafo maka outputnya tetap 32V, namun arusnya akan menjadi 10A. 


Skema rangkaian sebagai berikut



Jika skema diatas cukup rumit, Anda dapat melihat jalur pengkabelan sederhana pada gambar dibawah ini :


Hal yang harus anda ketahui adalah sebagai berikut:

Rangkaian diatas adalah sirkuit seri

 dimana (CT) pada trafo tidak dipakai, melainkan diambil dari titik tengah rangkaian seri tersebut.  

Trafo yang digunakan sebaiknya memiliki Tegangan output yang sama  agar output tegangan benar benar simtetris plus dan minusnya.

"Catatan penting"

 Kemampuan Arus trafo sebaiknya sama agar tidak membebani salah satu trafo pada saat digunakan. Gunakanlah Dioda penyearah dan kapasitor filter yang memiliki kemampuuan arus dan tegangan kerja sesuai spesifikasi trafo yang digunakan.


Yah mungkin segitu dulu postingan kali ini. Dan mohon maaf aapbila ada kekurangan. Dalam menyampaikan artike di atas. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA AJA SIH KOMPONEN DASAR UNTUK MEMBUAT PESAWAT REMOT CONTROL.??